Disambut Investor, Blibli (BELI) Resmi Melantai di Bursa

PT Global Digital Niaga atau Blibli bakal melangsungkan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) dengan mengincar dana segar sebanyak Rp 8,17 triliun


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli resmi mencatatkan (listing) perdana saham atau melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (8/11/2022). Saham BELI dicatatkan di papan utama. Saham emiten dengan kode BELI ini langsung naik 7,2% ke Rp 472 di awal perdagangan. Blibli melepas sebanyak-banyaknya 17.771.205.900 saham atau 15% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Dengan demikian Blibli meraup dana sekitar Rp 8 triliun, menjadikanya IPO terbesar kedua sepanjang tahun 2022 dan IPO terbesar kelima sepanjang sejarah di Indonesia.

CEO dan Co-Founder Blibli Kusumo Martanto menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh investor yang telah berpartisipasi, baik dari kalangan institusi maupun ritel (individu) atas kepercayaannya berinvestasi di Blibli.

Menurut Kusumo, hari ini merupakan awal dari tonggak sejarah baru dalam perjalanan Blibli. Dengan resmi melantai di BEI, Global Digital Niaga semakin dekat menuju visi menjadi platform omnichannel perdagangan dan gaya hidup terdepan dan terpercaya bagi seluruh pelanggan, baik individu maupun institusi. "Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kami sejak hari pertama proses IPO, mulai dari para penjamin pelaksana dan penjamin emisi efek, lembaga dan profesi penunjang pasar modal, regulator, serta karyawan kami,” kata Kusumo, Selasa (8/11/2022).

Dengan total kapitalisasi pasar sebesar Rp 53,3 triliun (setara dengan US$ 3,4 miliar), Blibli merupakan satu-satunya internet unicorn di Kawasan Asia Pasifik yang melantai di pasar modal sejak bulan Mei 2022 dan merupakan internet unicorn terbesar kedua di Asia Pasifik yang melakukan IPO sepanjang tahun 2022. Ini juga merupakan IPO terbesar kedua sepanjang tahun 2022 dan IPO terbesar kelima sepanjang sejarah di Indonesia. Perseroan berhasil menyelesaikan IPO di tengah kondisi pasar saham yang bergejolak dan aksi jual yang luas di sektor teknologi.

Komisaris Utama Blibli, Martin Basuki Hartono mengatakan aksi korporasi ini merupakan salah satu bentuk komitmen Blibli untuk terus berkontribusi terhadap perekonomian digital Indonesia. "Dengan diperdagangkannya saham BELI di BEI, kami berharap akan meningkatkan kepercayaan investor terhadap sektor teknologi di Indonesia, serta membawa efek positif terhadap perekonomian digital di dalam negeri,” tutur Martin.

Dana bersih himpunan IPO yang diperoleh perseroan akan digunakan untuk pelunasan utang serta untuk modal kerja. Dalam IPO Blibli, Credit Suisse (Singapore) Limited dan Morgan Stanley Asia (Singapore) Pte bertindak sebagai joint global coordinators (JGC), sedangkan PT BCA Sekuritas dan PT BRI Danareksa Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek (joint lead underwriters/JLU). PT Credit Suisse Sekuritas Indonesia, PT Morgan Stanley Sekuritas Indonesia, dan PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia bersama dengan sindikasi lainnya bertindak sebagai penjamin emisi efek. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Disambut Investor, Blibli (BELI) Resmi Melantai di Bursa. Please share...!

Back To Top