Kejar Target Pejualan, Emdeki Utama Fokus Pasar Domestik

Jajaran direksi PT Emdeki Utama Tbk: Vincent Secapramana (Direktur) dan Chakravarthi Kilambi (Direktur) saat public expose kinerja 2022 di Surabaya, Senin 28 November 2022


SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Produsen kalsium karbida atau karbit, PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) tahun ini lebih berkonsentrasi di pasar domestik untuk mencapai target penjualan 22.006 ton dan laba sama seperti tahun lalu sebesar Rp 38,85 miliar. Sementara hingga kuartal III-2022 penjualan telah mencapai 18.389 ton dengan capaian laba sebesar Rp 21,23 miliar.

Direktur PT Emdeki Utama Tbk, Vincent Secapramana menjelaskan dampak pandemi Covid-19 secara global sejak 2020 sampai dengan saat ini sangat memengaruhi dan melemahkan kondisi ekonomi baik nasional maupun internasional. Ketidakpastian dalam kebijakan perdagangan global ini membayangi pertumbuhan dari negara-negara mitra dagang utama yang diproyeksikan melambat. "Dengan kondisi ini, memang akan sulit mencapai laba seperti periode tahun 2021 sebesar Rp 38,85 miliar karena adanya kenaikan terus beban biaya seperti harga bahan baku dan biaya transportasi kontainer untuk ekspor,” kata Vincent saat public expose, di Surabaya, Senin (28/11/2022).

Meski begitu, kata dia, Emdeki Utama tetap berusaha menjaga stabilitas pertumbuhan dengan baik sehingga bisa memenuhi target tersebut. "Untuk menjaga pertumbuhan ini, kami konsentrasi di pasar domestik,” tegas Vincent.

Pengoperasian pabrik Carbide Desulphuriser Tahap I di Gresik sejak selesai pada akhir September 2019 diharapkan bisa mendukung pertumbuhan kinerja perusahaan. Sementara untuk rencana pabrik Carbide Desulphuriser Tahap II di Cilegon-Banten masih dipertimbangkan untuk ditunda, dan menunggu perkembangan positif pabrik baja di wilayah Cilegon. Termasuk juga penundaan rencana pembangunan pabrik Ferro Silica di Gresik dengan kapasitas 7.000 ton per tahun.

Direktur Emdeki Utama Chakravarthi Kilambi, mengatakan pengembangan usaha yang sedang dijalankan saat ini dengan menggunakan dana internal perusahaan yakni memproduksi mortar dan PCC. Mortar digunakan sebagai plester dinding dan perekat pemasangan bata. Sementara PCC digunakan untuk pembuatan kertas, plastik, tinta, cat dan lain-lain. Bahan baku kedua produk ini telah tersedia dari sisa pembakaran kapur yang selama ini tidak terpakai, sebagian dijual dan sebagian dibuang. Bahan baku lain untuk PCC menggunakan gas buang CO2 (Karbon Dioksida). "Mortar dengan kapasitas produksi 4.200 ton/tahun mulai beroperasi Juli 2022, sedangkan PCC dengan kapasitas produksi 800 ton/tahun akan beroperasi Desember 2022,” jelas Chakravarthi.

Dia menambahkan, hingga akhir tahun ini Emdeki masih akan berkonsentrasi pada pasar domestik. "Awal tahun 2022 ini, ada kelangkaan kontainer yang berdampak pada kenaikan biaya operasional. Nah kami stop ekspor, konsentrasi ke domestik," ungkap Chakravarthi.

Jelang akhir tahun 2022 ini, kontainer sudah banyak tersedia, namun harga masih tinggi. Untuk tahun 2023, pihaknya masih menunggu, kondisi pasar global seperti apa, sehingga belum bisa memutuskan apakah tahun 2023 akan kembali melakukan ekspor atau tidak. "Yang pasti kami konsentrasi untuk yang ada saat ini dulu," pungkas Chakravarthi. (pr)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Kejar Target Pejualan, Emdeki Utama Fokus Pasar Domestik. Please share...!

Back To Top