Minat Kosmetik Korea Tinggi, MMI Perluas Pasar dengan IPO

PT Multi Medika International Tbk (MMI) siap melepas 600 juta saham baru dengan harga saham Rp 160 per saham. Dengan demikian perseroan berpotensi meraup dana segar Rp 126 miliar


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Seiring dengan tingginya Korean Wave di Indonesia, perusahaan distribusi produk ritel, PT Multi Medika International Tbk (MMI) siap melepas 600 juta saham baru dengan harga saham Rp 160 per saham. Dengan demikian perseroan berpotensi meraup dana segar Rp 126 miliar. Perluasan pasar ini sejalan dengan tingginya minat masyarakat Indonesia pada berbagai produk dari negara Ginseng atau Korea Selatan.

Direktur Utama Multi Medika Internasional Mengky Mangarek mengatakan, tren tersebut disebut Korean Wave. Salah satu produk yang paling ramai diminati adalah K-Beauty yang telah mendapatkan kepercayaan dan menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia, ditunjukan dengan penguasaan pasar mencapai 57,6% di Indonesia. "Indonesia, diikuti produk kecantikan dari Indonesia pada posisi nomor dua dengan pangsa pasar 37,4% dan selanjutnya berturut-turut produk dari Jepang sebesar 22,7%, USA sebesar 20,1%, Eropa 13% dan Thailand 2,8%,” jelas Mengky, Rabu (16/11/2022).

Mengky menambahkan, K-POP juga telah berkembang menjadi genre yang tersebar luas tidak hanya secara regional, tetapi juga di seluruh dunia. Khusus di Asia Tenggara, Indonesia menunjukkan minat terbesar diantara negara-negara Asia Tenggara lainnya. Berbagai peluang ini menjadi prospek bisnis yang sangat menjanjikan bagi perseroan. Maka dari itu, sebagai upaya perseroan menangkap peluang tersebut perseroan akan menggunakan 70% dana hasil IPO untuk pembelian barang dagangan antara lain berupa masker, patch aromaterapi, dan tissue dari PT Multi One Plus dan PT Tirta Dewi Jaya. Termasuk didalamnya untuk perluasan pusat distribusi dan sarana logistik. Lokasi pusat distribusi baru untuk produk-produk IP Lisensi perseroan diperkirakan akan berada di daerah Bumi Serpong Damai tahun 2023 dan PIK2 tahun 2024.

"Rincian lainya, sekitar 30% untuk biaya operasional, biaya pengiriman, biaya kantor, biaya penjualan, penambahan karyawan dan lainnya,” ujarnya.

Pada saat yang bersamaan, Perseroan juga akan menerbitkan sebanyak 300.000.000 Waran Seri I yang menyertai Saham Baru Perseroan atau sebesar 16,67% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Waran Seri I diberikan sebagai insentif bagi pemegang Saham Baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan. Setiap pemegang 2 saham dikeluarkan dalam portepel, dengan harga pelaksanaan Rp 300. Dana yang diperoleh Perseroan dari pelaksanaan Waran Seri I, akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja Perseroan yang antara lain digunakan untuk pembukaan flagship store dan K-pop mini booth.

Untuk diketahui, Multi Medika Internasional adalah perusahaan distribusi Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang memiliki lisensi Kekayaan Intelektual (Intellectual Property/IP) terpercaya dan terkemuka yang berfokus pada mendistribusikan berbagai produk consumer goods, sebagian besar ke jalur perdagangan modern dan e-commerce.

MMI telah bermitra dengan pelaku ritel utama seperti Alfamart dan Indomaret dan melakukan inovasi berkelanjutan, seperti bekerja sama dengan pemegang IP global, sebagai fitur yang merupakan kelebihan utama dalam meningkatkan penjualan produk. Pengembangan bisnis MMI adalah memanfaatkan hubungan dengan pelaku bisnis ritel utama dan agen IP Internasional terkemuka, seperti Warner Bros (AS), Hybe Entertainment (Korea) and Line Friends (Korea) untuk memperluas bisnis mereka ke beberapa kategori seperti Personal Care, Skin Care, dan Beauty Care.

Saat ini Perseroan telah mendistribusikan produknya ke 40.000 toko minimarket dan supermarket di seluruh Indonesia. Dengan kiprahnya tersebut menempatkan Perseroan memiliki 5 (lima) keunggulan kompetitif yaitu jaringan distribusi yang kuat dengan pemain utama jaringan modern retail, pemegang kontrak eksklusif dengan pemilik lisensi Intellectual Property brand-brand terkenal Korea dan global. Berdasarkan prospektus awal, 600 juta saham baru yang ditawarkan ini setara dengan 25% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan pasca IPO. Harga Penawaran Awal (Bookbuilding) adalah Rp 160 sampai dengan Rp 210 per saham, yang setara valuasi P/E 7,5x sampai dengan P/E 9,5 kali terhadap Net Income perseroan di tahun 2023.

Kepemilikan mayoritas saham PT Multi Medika Internasional sebelum penawaran umum adalah PT Multi Inti Usaha sebesar 80% dan akan menjadi 60% setelah penawaran umum. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Minat Kosmetik Korea Tinggi, MMI Perluas Pasar dengan IPO. Please share...!

Back To Top