Resmi Tercatat, Jayamas Medica Industri Jajaki Peluang Akuisisi

PT Jayamas Medica Industri Tbk (OneMed), pemimpin pasar alat kesehatan Indonesia melaksanakan paparan publik penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) Kamis 6 Oktober 2022


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Pasca-listing perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) atau OneMed jajaki peluang merger dan akuisisi dan kemitraan strategis dengan pemain peralatan dan pasokan medis global. Strategi itu sejalan dengan niatan perseroan menjadikan produk alat kesehatan Indonesia sebagai tulang punggung ketahan dan kedaulatan kesehatan.

“Kami mencari peluang-peluang baru dalam pasar industri alat kesehatan di Indonesia yang sangat beragam. Tentu saja strategi itu juga mempertimbangkan sejumlah kriteria, seperti teknologi yang digunakan, paten dan tingkat keahlian, kemitraan dan aliansi serta peluang akuisisi,” ungkap Direktur Operasi OMED Leonard Hartanto, Selasa (8/11/2022).

Sejalan dengan mencari kemitraan strategis, OneMed juga berupaya untuk membuat kontrak lisensi dengan pemegang paten alat kesehatan yang dapat memungkinkan untuk melakukan produksi di Indonesia.

Menurut Leonard, OneMed akan menggunakan dana hasil IPO ini untuk tiga keperluan. Pertama, sekitar 72,19% digunakan OneMed untuk pengembangan usaha dalam bentuk belanja modal (capital expenditure/capex) dan modal kerja (working capital). Kedua, sebesar 22,87% akan diberikan kepada Perusahaan Anak OneMed, yaitu PT Intisumber Hasil Sempurna Global (IHSG) untuk belanja modal (capital expenditure/capex) dan modal kerja (working capital). Ketiga, sebesar 4,94% diberikan kepada Perusahaan Anak OneMed, yaitu IHSG dalam bentuk setoran modal. Kemudian IHSG akan memberikan kepada Perusahaan Anak, yaitu PT Inti Mediacom Retailindo (IMR) dalam bentuk setoran modal untuk belanja modal (capital expenditure/capex) dan modal kerja (working capital).

Menilik laporan keuangan dari perseroan per 31 Mei 2022, OneMed mencatat penjualan bersih sebesar Rp 666,68 miliar dengan laba tahun berjalan mencapai Rp 88,92 miliar. Sebagai salah satu pemimpin pasar alat kesehatan di Indonesia dengan portofolio produk yang beragam, OneMed memiliki total aset sebesar Rp 1,44 triliun dan jumlah ekuitas sebesar Rp 1,08 triliun per 31 Mei 2022. Berdasarkan persentase, segmen yang berkontribusi paling besar pada pendapatan OneMed adalah kategori Medical Disposable and Consumables sebesar 64,6%, disusul Antiseptic and Dialysis (13,8%), Diagnostic and Equipment (13,6%), Biotechnology and Laboratory (4,2%), Hospital Furniture (2%) dan Walking Aids and Rehabilitation (1,8%).

Sebagai informasi, OneMed didirikan oleh dr. Jemmy Hartanto, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dan Magister Kesehatan Publik dari Mahawithayalai Mahidol University Thailand, pada tahun 2000 di Jawa Timur. OneMed mulai berproduksi dengan membuat kantong urine, alat tes kehamilan, dan produk antiseptik dan desinfektan, seperti alcohol swab pada tahun 2002. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Resmi Tercatat, Jayamas Medica Industri Jajaki Peluang Akuisisi. Please share...!

Back To Top