Strategi Danone Dukung Percepatan Net Zero Emission

Kadin Net Zero Hub menggandeng sejumlah pemangku kepentingan untuk terlibat dalam Indonesia Net Zero Summit 2022, yang mengusung tema Decarbonization at All Cost, di Nusa Dua Bali, Jumat, 11 November 2022


BALI (IndonesiaTerkini.com)- Isu perubahan iklim merupakan salah satu pokok bahasan utama dalam gelaran Presidensi Indonesia di KTT G-20. Menekan dampak negatif dari perubahan iklim, tentu dibutuhkan lebih banyak upaya dan campur tangan berbagai pihak. Berangkat dari kesamaan visi untuk menurunkan emisi karbon, Danone Indonesia terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan diskusi yang diadakan bertema Corporate Governance to Drive Decarbonization. Melalui visi One Planet One Health, Danone percaya adanya keterkaitan yang kuat dan langsung antara kesehatan masyarakat dengan kesehatan lingkungan untuk masa depan yang lebih baik. Visi ini diwujudkan salah satunya lewat komitmen untuk mendukung pengurangan emisi karbon.

Chief Executive Officer (CEO) Danone Indonesia, Connie Ang, mengatakan, Danone Indonesia berkomitmen untuk mencapai Emisi Nol (Net Zero Emissions) pada 2050. "Komitmen kami untuk mencapai tujuan ini telah terefleksikan di seluruh rantai pasok kami. Danone Indonesia juga telah menerapkan tata kelola perubahan iklim untuk mempercepat perjalanan dekarbonisasi, serta memastikan bahwa kami menindaklanjuti komitmen ini dengan strategi nyata,” ujar Connie.

Danone Indonesia berfokus pada empat ambisi yang menjadi inti dari agenda perlindungan alam yang diimplementasikan oleh perusahaan, yaitu memerangi perubahan iklim, melindungi siklus air, membantu membangun ekonomi sirkular, serta mempromosikan pertanian regeneratif. "Secara global, Danone telah mengurangi intensitas emisi hingga 27% jika dibandingkan pada 2015 dengan memangkas konsumsi energi, mempromosikan penggunaan energi terbarukan seperti pemakaian solar panel dan boiler biomassa, menerapkan praktik pertanian regeneratif, menghilangkan deforestasi di sepanjang rantai pasok, menciptakan kemasan yang sirkular, dan mengimbangi emisi yang tersisa,” jelasnya.

Sebagai salah satu upaya melindungi siklus air, Danone Indonesia menerapkan Danone Water Policy, seperangkat kebijakan perusahaan yang dilaksanakan untuk mengamankan keberlanjutan sumber daya air. Danone Indonesia pun memiliki komitmen untuk mencapai Positive Water Impact pada tahun 2030, dimana kita dapat mengembalikan air lebih banyak dari yang digunakan. Danone Indonesia juga menerapkan pendekatan ekonomi sirkular pada kemasannya dengan mempromosikan model bisnis yang dapat digunakan kembali melalui galon guna ulang, yang juga terbukti diproduksi dengan 83% emisi yang lebih sedikit dibandingkan dengan galon sekali pakai. Melalui AQUA Life, Danone Indonesia telah meminimalisir emisi karbon di setiap tahap siklus hidup botol kemasan. Mulai dari bahan baku produksi yang sepenuhnya dapat didaur ulang, penerapan energi terbarukan hingga upaya offsetting untuk mengimbangi emisi yang tersisa.

"Saat ini AQUALIFE telah menjadi minuman bersertifikat Netral Karbon (Carbon Neutral) pertama di Indonesia, mengacu pada standar internasional PAS 2060 oleh Carbon Trust,” tambah Connie. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Strategi Danone Dukung Percepatan Net Zero Emission. Please share...!

Back To Top