Blibli Dirikan Perusahaan Travel Online di Malaysia

(Ki-Ka) Komisaris Independen Blibli Raden Pardede, Chief Corporate Secretary and Investor Relations Blibli Eric Alamsjah Winarta, CEO Tiket.com George Hendrata, Komisaris Independen Blibli Kusmayanto Kadiman, CEO and Co-Founder Blibli Kusumo Martanto, COO and Co-Founder Blibli Lisa Widodo dan Komisaris Utama Blibli Martin Basuki Hartono menyaksikan pergerakan saham pada acara Pencatatan Perdana Saham PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 8 November 2022. Blibli saat ini juga memiliki unified omnichannel ecosystem yang disebut sebagai Blibli Tiket yang terdiri dari entitas anak, tiket.com dan Ranch Market


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli mengumumkan bahwa anak usahanya, yakni PT Global Tiket Network (Tiket.com) mendirikan perusahaan anak bernama Global Tiket Malaysia Sdn Bhd pada 7 Desember 2022.

“PT Global Tiket Network yang merupakan anak perusahaan terkendali perseroan dengan kepemilikan saham sebanyak 99,99%, telah mendirikan anak perusahaan baru dengan nama Global Tiket Malaysia Sdn. Bhd. (GTM) yang berkedudukan di Kuala Lumpur, Malaysia, berdasarkan Certificate of Incorporation No.202201044688 (1490385-H) yang dikeluarkan oleh Suruhanjaya Syarikat Malaysia tertanggal 7 Desember 2022,” jelas Sekretaris Perusahaan BELI Eric Winarta, Jumat (9/12/2022).

Dia melanjutkan, maksud dan tujuan GTM adalah melakukan kegiatan usaha sebagai agen perjalanan online dan kegiatan operasional agen tiket dalam industri travel, menjual, mengatur atau menyediakan komisi, tiket transportasi udara, air atau darat, tur, akomodasi, dan jasa terkait reservasi travel lainnya. "Pendirian GTM ini tidak memiliki dampak merugikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan,” jelas Eric.

Sebelumnya, PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli melakukan pembayaran utang untuk fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA senilai total Rp 2,9 triliun. Sebesar Rp 2,75 triliun berasal dari dana initial public offering (IPO) dan Rp 150 miliar dari kas internal.

BCA terafiliasi dengan Blibli karena adanya kesamaan pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner), yakni Duo Hartono – Robert Budi Hartono dan Bambang Hartono. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Blibli Dirikan Perusahaan Travel Online di Malaysia. Please share...!

Back To Top