BP Tapera Gandeng 40 Bank Salurkan Dana FLPP 2023 Rp 25,18 Triliun

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akan menyalurkan dana Fasilitas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2023 senilai Rp 25,18 triliun untuk 220.000 unit


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akan menyalurkan dana Fasilitas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2023 senilai Rp 25,18 triliun untuk 226.000 unit rumah. Sedangkan untuk pembiayaan Tapera, BP Tapera akan menggelontorkan Rp 1,05 triliun untuk 10.000 unit.

Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengapresiasi seluruh mitra kerja BP Tapera untuk pencapaian tahun 2022. Karena menurut dia, berkat dukungan Bank penyalur dan pengembang perumahan subsidi, BP Tapera mampu menutup kinerja TA 2022 dengan hasil optimal. "Dari target pemerintah berdasarkan RPJMN 2020–2024 sebesar 200.000 mampu dipenuhi. Bahkan, BP Tapera membuktikan bisa merealisasikan target optimalisasi dari Kementerian Keuangan untuk realisasi FLPP 100% sebesar 226.000,” ungkap Adi, Rabu (28/12/2022).

Tahun depan, Adi mengingatkan, kepada bank penyalur dan pengembang perumahan untuk menjaga kualitas meski dikejar target penyaluran. "Tahun 2023, kami tetap akan memberlakukan open komitmen sehingga kuota tidak akan terkunci di bank manapun sehingga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terlayani dengan lebih cepat," katanya.

Namun demikian, dirinya juga menekankan bahwa kualitas dan ketepatan sasaran tetap menjadi fokus utama karena setiap kuartal BP Tapera akan mengevaluasi untuk melihat efektivitas komitmen di setiap bank serta menilai seluruh bank termasuk dari sisi keterhunian dan dokumen ketepatan sasaran.

Tercatat, BP Tapera bersama 40 Bank Penyalur telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang FLPP melalui Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Adapun 40 Bank tersebut terdiri dari 7 bank nasional dan 33 Bank Pembangunan Daerah (BPD). Bank nasional terdiri dari BTN, BTN Syariah, BNI, Mandiri, BRI, BSI dan Bank Mega Syariah. Sedangkan 33 BPD terdiri dari BJB, Sulawesi Selatan, Sumsel Babel, Jambi, BJB Syariah, Sulawesi Selatan Syariah, Riau Syariah, Sumsel Babel Syariah, Kalimantan Barat, Nagari, Kalimantan Selatan Syariah, DKI, Jatim Syariah, NTB Syariah, Sumut Syariah, Kalimantan Timur, Kalsel, Kalimantan Tengah, Sumut, Jambi Syariah, Aceh Syariah, NTT, Nagari Syariah, Jawa Timur, Kalimantan Barat Syariah, Kaltimtara Syariah, DKI Syariah, Jawa Tengah, Yogya, Sulawesi Tengah, Papua, Jateng Syariah dan Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Pada kesempatan yang sama, BP Tapera dan Bank Penyalur juga menandatangani perjanjian kerja sama untuk pembiayaan Tapera. Dalam perjanjian tersebut, BP Tapera menggandeng 22 bank penyalur yang terdiri dari BTN, BTN Syariah, BRI, BJB, BSI, BNI, Mandiri BPD Sumatra Utara, BPD Sumatra Utara Syariah, BPD Sumatra Barat, BPD Sumatra Barat Syariah, BPD Kaltimtara, Bank Sumsel Babel, Bank Sumsel Babel Syariah, Bank Kalsel, Bank Kalsel Syariah, Bank Kalbar Syariah, Bank Jambi, Bank Jambi Syariah, Bank Papua, Bank Sulselbar dan Bank NTT. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading BP Tapera Gandeng 40 Bank Salurkan Dana FLPP 2023 Rp 25,18 Triliun. Please share...!

Back To Top