Jam Perdagangan Bursa Kembali Normal? Kepala OJK: Masih Dikaji

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi (tengah) bersama Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman (ketiga kanan), Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia Iding Pardi (kedua kanan), Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia Uriep Budhi Prasetyo (kanan), Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I OJK Djustini Septiana (ketiga kiri), Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK Yunita Linda Sari (kedua kiri) dan Direktur Humas OJK Darmansyah (kiri) seusai acara Konferensi Pers Akhir Tahun 2022 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis 29 Desember 2022


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi menjelaskan mengenai jam perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan auto rejection. Menurutnya, terkait jam bursa, dilakukan review secara terus-menerus sebelum diputuskan ada perubahan atau tidak.

“Mengenai jam bursa saya pikir ini terus kita review. Memang melihatnya pelaku pasar saat ini tidak mempengaruhi dari RNTH (rata-rata nilai transaksi harian). Seperti hari ini saja walaupun tidak diperpanjang artinya tetap di jam 3 kita lihat bahwa trading value saat ini adalah Rp 20,4 triliun,” ungkapnya, Kamis (29/12/2022).

“Jadi mungkin ada beberapa yang berpikiran bahwa apakah dibalikkan kepada normal itu akan menaikkan RNTH atau tidak ini masih dalam juga kajian,” lanjutnya.

Di era pandemi Covid-19, BEI melakukan beberapa penyesuaian. Jam perdagangan bursa dipersingkat dari pembukaan jam 09.00 WIB hingga penutupan 16.00 WIB, menjadi 09.00-15.00 WIB. Sedangkan auto reject bawah yang tadinya di kisaran 20%-35% diubah menjadi 7%. "Tapi fakta membuktikan diturunkan menjadi jam 3 pun kalau kita lihat dari tahun lalu sekarang RNTH itu jauh di atas tahun lalu. Itu kira-kira tapi tentunya kita review,” papar Inarno.

Terkait auto rejection juga akan dilakukan review. Apabila nanti dinormalkan akan dilakukan secara bertahap. "Begitu juga dengan auto rejection. Itu akan kita review. Kemarin juga saya juga kaget melihat kok ada berita auto rejection bawah dinormalkan kembali. Tentunya ini juga kita masih review secara gradual dan kalaupun kita normalkan mungkin juga akan secara bertahap. Kita review dan kita normalkan secara bertahap," pungkasnya.

Pada Kamis (28/12/2022) PT Bursa Efek Indonesia mengeluarkan perubahan pedoman perdagangan. Hal itu merujuk Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) No Kep-00096/BEI/12-2022 Perihal Perubahan Pedoman Perdagangan BEI.

BEI menyatakan, waktu perdagangan dan auto rejection tidak ada perubahan. Kebijakan terkait mekanisme perdagangan di masa pandemi tetap mengacu kepada Surat Keputusan Direksi BEI dengan No Kep-00061/BEI/07-2021 Perihal Peraturan No II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Jam Perdagangan Bursa Kembali Normal? Kepala OJK: Masih Dikaji. Please share...!

Back To Top