Kadin Optimistis Nataru Bisa Kerek Ekonomi Kuartal IV

Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid (dua kanan) memberikan pemaparan bersama Waketum Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang (kiri), Waketum Koordinator Bidang Organisasi, Hukum & Komunikasi Yukki N. Hanafi (dua kiri) dan Waketum Bidang Pengembangan Ekonomi Daerah Mulyadi Jayabaya memberikan keterangan pers jelang Rapimnas KADIN 2022 di Jakarta, Selasa 29 November 2022


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang optimistis libur natal dan tahun baru (Nataru) mampu mendongkrak perekonomian nasional. Lantaran geliat aktivitas ekonomi yang meningkat akan mampu mendongkrak perekonomian.

"Setelah Idulfitri, memang libur Nataru sangat-sangat memberikan dampak positif. Sehingga, kita berharap perputaran ekonomi selama Nataru akan mampu memberikan kontribusi perekonomian kita di kuartal IV seperti yang ditargetkan pemerintah yaitu 5,1 persen sampai 5,2 persen," ujar Sarman, Senin (26/12/2022).

Menurut Sarman, antusiasme masyarakat untuk berlibur pada momen Nataru tahun ini memang meningkat signifikan dikarenakan pemulihan ekonomi yang terus terakselerasi, tidak ada pengetatan aktivitas masyarakat karena covid-19 sudah melandai. "Pertama, karena pemerintah memang sudah memberikan kelonggaran. Jadi tidak ada lagi namanya pengetatan-pengetatan seperi tahun lalu. Kedua, kita lihat juga bahwa ekonomi keluarga sudah semakin membaik. Nah itu memungkinkan mereka yang setelah 2 tahun akhirnya bisa bertemu keluarga untuk merayakan natal ataupun berlibur akhir tahun," tandasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan bahwa potensi pergerakan warga selama libur natal pada tahun ini sebesar 16,35 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 44,7 juta orang, lebih banyak dari 2021 sebesar 19,9 juta. "Jadi bisa dibayangkan dengan jumlah sebesar itu akan mampu menggerakkan berbagai sektor-sektor UMKM yang ada di daerah," kata Sarman.

Sarman menambahkan, geliat aktivitas ekonomi saat Nataru juga menjadi modal untuk mengawali kegiatan ekonomi di tahun depan, terlebih gejolak ekonomi global diprediksi akan meningkat karena perang Rusia-Ukraina yang belum usai, hingga inflasi yang masih meningkat. Alhasil menimbulkan potensi resesi global. "Tahun 2023 penuh ketidakpatsian Presiden sudah sampaikan itu. Perang Ukraina-Rusia sangat sangat beri tekanan untuk pertumbuhan ekonomi 2022 diperkirakan tahun 2023 ancaman krisis ekonomi global tidak bisa dihindari tahun ini dan strategi kita pertama bagaimana kita mampu berdayakan potensi ekonomi lokal," pungkasnya. (ym)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Kadin Optimistis Nataru Bisa Kerek Ekonomi Kuartal IV. Please share...!

Back To Top