Totalindo Raih Kontrak Baru Rp 1,3 Triliun

PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOTL) menggelar paparan publik di Jakarta, Rabu, 21 Desember 2022


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) berhasil membukukan nilai kontrak baru Rp 1,3 triliun hingga 15 Desember 2022. Nilai kontrak baru Totalindo tersebut, melesat 331,33% dibandingkan pencapaian tahun lalu.

Wakil Direktur Utama Totalindo, Salomo Sihombing mengatakan, pendapatan kontrak baru Totalindo selaras dengan kinerja keuangan kuartal III tahun 2022, di mana perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 562 miliar atau meningkat 25% dibandingkan tahun lalu. "Kenaikan pendapatan juga diiringi dengan membukukan kenaikan laba sebesar Rp1,136 miliar di kuartal III 2022, atau sebesar 58% dibandingkan tahun 2021 pada periode yang sama," kata Salomo Sihombing dalam paparan publik Totalindo Eka Persada, di Jakarta, Rabu (21/12/2022).

Hingga kuartal III-2022, jumlah aset Totalindo sebesar Rp 3,0 triliun atau meningkat 10% dari tahun sebeumnya sebesar Rp 2,7 triliun. Adapun total liabilitas perseroan sebesar Rp 1,79 triliun atau meningkat 20% dari Rp 1,49 trilun tahun sebelumnya.

Salomo Sihombing mengatakan kontrak baru Totalindo tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia. Selain meraih beberapa proyek di sejumlah daerah, Totalindo masih menjadi kepercayaan di kawasan Jabodetabek. Beberapa proyek yang berada di kawasan Jabodetabek yaitu Sky House Alam Sutera dan Soll Marina Hotel and Office di Alam Sutera, Tangerang Selatan serta Ball Room MNC Center, Jakarta menjadi buktinya. Adapun kinerja positif pada tahun 2022 membuat Totalindo optimis menghadapi tahun 2023 dengan menargetan pencapaian kontrak baru sebesar Rp 1,74 triliun dengan pendapatan sebesar Rp 1 triliun dengan penguatan strategi bisnis kantor cabang, diversifikasi usaha, mengikuti proyek IKN dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) hingga menggandeng mitra bisnis guna memperkuat kinerja pendanaan perseroan di tahun depan. "Tahun 2023 adalah tahun politik yang membuat industri konstruksi memerlukan kecermatan dalam membidik dalam mendapatkan proyek baru. Oleh karena itu, perseroan harus jeli dalam melihat peluang utamanya dalam proyek-proyek yang dimiliki swasta seperti jalan tol,” ungkapnya.

Dari sisi lain peluang IKN ditahun 2023 sangat terbuka lebar. Perseroan menggunakan startegi KPPU yang disediakan pemerintah untuk memanfaatkan peluang di IKN. Sedangkan hingga kuartal III-2022 perseroan telah merealisasikan belanja modal atau capex sebesar Rp 3,9 miliar dengan dialokasikan untuk peralatan proyek, peralatan IT dan software. Sedangkan estimasi capex untuk tahun 2023 perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp 3 miliar. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Totalindo Raih Kontrak Baru Rp 1,3 Triliun. Please share...!

Back To Top