BIPI Rencanakan Private Placement 5,79 Miliar Saham

PT Astrindo Nusantara Infrastructure Tbk (BIPI) melakukan akuisisi PTT Mining Ltd Hong Kong (PTTML), yang saat ini memiliki beberapa konsesi tambang batu bara, antara lain di Brunei Darussalam, Madagaskar dan tiga tambang di Kalimantan, Indonesia, dengan nilai akuisisi US$ 471 juta


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) akan melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement dengan menerbitkan 5.791.836.091 saham seri A. Tujuannya, antara lain untuk modal kerja dan pengembangan perusahaan. Rencana penambahan modal non-HMETD ini akan dilaksanakan pada nilai nominal Rp 100 per saham. Artinya, dana yang dapat dikumpulkan dari aksi korporasi ini maksimal Rp 579,18 miliar.

Direktur Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) Michael Wong menjelaskan, berdasarkan POJK 14/209, perseroan dapat menambah modal tanpa memberikan HMETD untuk tujuan selain memperbaiki posisi keuangan. Private placement dapat dilakukan paling banyak 10% dari modal disetor dalam jangka dua tahun sejak rapat umum pemegang saham (RUPS). Berdasarkan daftar pemegang saham (DPS) per 31 Desember 2022, terdapat 57.918.360.917 saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam perseroan. Sehingga BIPI dapat menerbitkan sebanyak-banyaknya 5.791.836.09100 yang merupakan 10% dari total saham yang telah ditempatkan atau disetor dalam perseroan tersebut. "Dana yang diperoleh dari rencana penambahan modal tanpa HMETD akan digunakan untuk modal kerja dan pengembangan perseroan, termasuk pembayaran kewajiban perseroan terkait hal tersebut,” papar Michael, Rabu (18/1/2023).

Sehubungan dengan rencana tersebut, BIPI akan menyelenggarakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 23 Februari 2023 untuk memperoleh persetujuan. "Rencana penambahan modal tanpa HMETD dilakukan untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham perseroan. Melalui pertumbuhan usaha yang dapat dicapai dengan adanya modal kerja baru yang diperoleh perseroan dari rencana penambahan modal tanpa HMETD,” sambung Michael.

Emiten yang bergelut di bidang usaha pertambangan batu bara ini, memiliki struktur modal dasar, 72 miliar saham Seri A senilai Rp 100 per saham dan 20 miliar saham Seri B bernilai Rp 50 per saham. Sehingga jumlah nominal modal dasar BIPI per 31 Desember 2022 adalah Rp 8,2 triliun.

Michael menuliskan, rencana private placement saham perseroan, akan memberi manfaat berupa dana tambahan tanpa beban bunga atau penempatan agunan lain. Sebab, dana yang diperoleh BIPI akan berasal dari calon pemodal. Bukan dana yang diperoleh melalui pinjaman kepada bank atau pihak ketiga. "Perseroan menyatakan, pelaksanaan penggunaan dana hasil penambahan modal tanpa HMETD bukan merupakan transaksi yang bersifat material, sebagaimana dimaksud POJK 17/2020,” tegas Michael. (pr)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading BIPI Rencanakan Private Placement 5,79 Miliar Saham. Please share...!

Back To Top