BPJS Ketenagakerjaan Targetkan 10 Juta Peserta Baru di 2023

Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: ist)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Di tahun 2023 ini, BPJS Ketenagakerjaan menargetkan penambahan jumlah peserta hingga lebih dari 10 juta, sehingga pada 2026 bisa mencapai 70 juta peserta seperti yang ditargetkan. Saat ini total peserta BPJS Ketenagakerjaan mencapai sekitar 36 juta peserta.

"Untuk menuju ke 70 juta di 2026, memang target kenaikan peserta di tahun ini sekitar 10 juta lebih, atau dua kali lipat dari pencapaian tahun lalu yang sebanyak 5 juta peserta," kata Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Oni Marbun, Selasa (10/1/2023).

Untuk mencapai target penambahan jumlah peserta tersebut, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya menyasar pekerja penerima upah (PPU) tetapi juga pekerja bukan penerima upah (BPU) atau pekerja informal. Saat ini dari sekitar 36 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan, jumlah peserta dari pekerja informal baru sekitar 10%. "Jadi fokus kita di tahun ini selain meningkatkan awareness masyarakat terhadap BPJS Ketenagakerjaan, pemahamannya juga akan terus ditingkatkan. Karena kalau dia sudah paham manfaatnya, tidak mungkin mereka tidak tertarik untuk jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, atau minimal mencari tahu," ujar Oni.

BPJS Ketenagakerjaan pada September 2022 lalu juga telah memperkenalkan sebuah gerakan nasional yang diberi nama "Sertakan" atau sejahterakan pekerja sekitar Anda. Melalui gerakan ini, BPJS Ketenagakerjaan ingin mengajak seluruh pekerja formal atau penerima upah untuk turut peduli terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan para pekerja BPU yang ada di sekitar mereka.

Untuk mendukung gerakan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga telah meluncurkan sebuah fitur baru yang mempermudah pekerja BPU melakukan pendaftaran dan pembayaran iuran dalam satu aplikasi Jamsostek mobile (JMO). "Inovasi yang kami lakukan merupakan jawaban atas kebutuhan para peserta yang selama ini peduli terhadap perlindungan dan kesejahteraan para pekerja BPU di dekat mereka, seperti asisten rumah tangga atau supir pribadi," ungkapnya. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading BPJS Ketenagakerjaan Targetkan 10 Juta Peserta Baru di 2023. Please share...!

Back To Top