Mastercard Dukung Mercy Corps Indonesia Rancang Program Pendampingan Digital yang Lebih Baik untuk UMKM

Mentor dari program MicroMentor Indonesia (MMI) sedang memberikan pendampingan kepada salah satu mentee atau pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) peserta MMI


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Mastercard dan Mercy Corps Indonesia merilis temuan utama dari Mastercard Data and Service (D&S) dan Mercy Corps Indonesia Datathon: MicroMentor Indonesia (MMI). MMI adalah platform pendampingan yang menghubungkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai mentee dengan relawan profesional dan pengusaha berpengalaman sebagai mentor. Lebih dari 215.000 UMKM dan relawan mentor telah berpartisipasi dalam program ini. Untuk itu, Mercy Corps Indonesia mengevaluasi hal-hal yang sudah berjalan dengan baik, dan yang lebih penting, mengidentifikasi berbagai peluang untuk meningkatkan akuisisi dan keterlibatan untuk mendorong penggunaan platform ini.

Mastercard melakukan Datathon dengan memanfaatkan kemampuan Data and Services, termasuk platform eksperimen dan analitik bisnis yang dipatenkan dan terdepan di industri yaitu Test and Learn®, yang menggunakan metode ilmiah untuk menentukan sebab-akibat dari berbagai inisiatif yang dijalankan. Para konsultan Mastercard dan keahlian perusahaan di sektor ini menggunakan hasil Datathon tersebut untuk mengidentifikasi area pengembangan dan strategi untuk platform MMI.

Mastercard menggabungkan berbagai data MMI ke dalam platform terpusat Test and Learn®, yang menghasilkan wawasan mengenai perilaku mentor dan mentee. Hal ini membantu Mercy Corps Indonesia memahami industri yang membutuhkan namun belum mendapatkan dukungan bimbingan yang optimal. Berdasarkan temuan Mastercard, industri makanan dan minuman (F&B), start-up, manajemen bisnis, dan teknologi merupakan bidang industri dengan peluang terbesar.

Platform Test and Learn® juga mengukur dampak hubungan profil yang berbeda. Guna membantu Mercy Corps Indonesia memahami cara untuk mendukung mentee perempuan, hasil temuan mengungkapkan bahwa dukungan dari mentor perempuan terhadap mentee perempuan menciptakan hubungan yang lebih berkelanjutan.

Selain itu, tim Mastercard juga menganalisis perjalanan mentee dan menemukan bahwa tujuh hari pertama setelah pendaftaran sangat penting untuk menciptakan koneksi mentoring. Saran untuk menghubungi minimal tiga mentor selama periode tersebut dapat meningkatkan keberhasilan koneksi mentoring sebesar 10%. Mastercard juga memanfaatkan keahlian konsultasinya yang luas dalam hal loyalitas untuk menentukan area yang tepat untuk meningkatkan platform situs web MMI saat ini. Rekomendasi tersebut meliputi peningkatan UX pada halaman profil mentor, membuat jalur pembelajaran daring untuk mentee, dan meningkatkan loyalty reward untuk mendorong partisipasi mentor dan mentee.

“Mastercard Data and Services menyediakan layanan mutakhir yang terpusat pada teknologi berbasis data, konsultasi dan inovasi untuk membantu pelanggan Mastercard membuat keputusan yang lebih cerdas dan mendapatkan hasil yang lebih baik. Berfokus pada rencana dan pertumbuhan yang pesat di seluruh dunia, tim yang cekatan ini bertanggung jawab atas solusi end-to-end untuk basis pelanggan global yang beragam termasuk lembaga keuangan, retailer, maskapai penerbangan, dan perusahaan lain. Mastercard juga berkomitmen untuk mendukung komunitas dan mitra Lembaga Swadaya Masyarakat di seluruh dunia dengan layanannya, serta senang dapat mendukung Mercy Corps Indonesia sebagai salah satu mitra strategis,” kata Aditi Sawhney, Senior Vice President, Manajemen Produk, Data dan Layanan Mastercard.

Di era digital saat ini, UMKM berjuang untuk bertahan dan berkembang, serta membutuhkan bantuan dan juga saran yang bisa membantu mereka. Akses ke platform dan forum daring adalah salah satu contoh bagaimana perusahaan dan pekerja dapat ikut serta dalam ekosistem bisnis yang lebih besar, saling berbagi dan menginformasikan peluang transformasi digital, serta praktik terbaik untuk mempercepat adopsi digital.

Seiring upaya Indonesia bertransisi ke ekonomi digital, memperkuat ekosistem digital menjadi hal yang sangat penting. Hal ini sejalan dengan inisiatif pemerintah dalam mengerahkan mentor untuk membantu UMKM melalui berbagai program. Untuk itu, hasil Datathon ini juga dapat membantu pemerintah menyesuaikan program pendampingan mereka. MMI, dengan dukungan dari Mastercard, telah menyediakan akses bagi UMKM untuk terhubung dengan relawan pendamping, pelatihan digital, dan alat untuk membantu mereka bertahan serta meningkatkan bisnis mereka. Dengan lebih dari 215.000 partisipan program, MMI perlu memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para mentor dan mentee di platform tersebut. Dengan kemampuan Test and Learn®, Mastercard membantu Mercy Corps Indonesia lebih memahami data MMI di tiga bidang utama; akuisisi pengguna, pencocokan mentee-mentor, dan hubungan pendampingan antara mentee dan mentor.

“Mercy Corps Indonesia telah menggabungkan pendekatan antarmuka teknologi dan manusia untuk membantu transisi UMKM ke digital. Dengan dukungan dari Mastercard, kami meluncurkan program MMI pada tahun 2019. Sebuah platform pendampingan digital yang kini telah menghubungkan lebih dari 187.000 usaha kecil dengan 27.000 relawan pendamping di dalam dan di luar platform,” kata Ade Soekadis, Direktur Eksekutif, Mercy Corps Indonesia.

“Guna mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia, membekali masyarakat, termasuk para pelaku UMKM, dengan keahlian yang tepat untuk menjadi penggerak ekonomi digital negara menjadi hal yang penting. Mastercard berkomitmen untuk terus mendukung upaya percepatan inklusi digital dan keuangan bagi UMKM di Indonesia. Dengan berbagai solusi dan keahliannya, Mastercard telah membantu Mercy Corps Indonesia memahami data MMI untuk menghadirkan layanan yang lebih baik bagi UMKM di Indonesia, terutama melalui temuan-temuan utama Datathon dari Mastercard,” kata Navin Jain, President Director, PT Mastercard Indonesia.

MMI, platform pendampingan virtual gratis pertama di Indonesia, telah berhasil menghadirkan ekosistem pendampingan bisnis virtual dan terukur di Tanah Air. Sejak diluncurkan pada 2019, MMI telah menjangkau lebih dari 187.000 UMKM dan 27.000 relawan pendamping di Indonesia, menjadikannya komunitas relawan pendamping UMKM terbesar di tanah air. Selain itu, program ini telah memfasilitasi lebih dari 420.000 engagement antara mentor dan UMKM. (pr)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Mastercard Dukung Mercy Corps Indonesia Rancang Program Pendampingan Digital yang Lebih Baik untuk UMKM. Please share...!

Back To Top