Laba Naik 224 Persen, RUPS RAAM Putuskan Tak Bagikan Dividen

PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) menggelar Rapat Umum Pemegang SahamTahunan (RUPST) di Multivision Tower, Jakarta, Jumat, 30 Juni 2023


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) telah menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada Jumat (30/6/2023). Pada rapat tahunan ini, pemegang saham menyepakati tidak membagikan dividen tahun buku 2022. Padahal, emiten milik Raam Punjabi ini membukukan kenaikan penjualan dan laba bersih pada tahun lalu. Emiten dengan kode saham RAAM ini, mencatatkan laba positif yang melebihi target tahun 2022, meskipun kondisi pandemi yang menuju endemi masih mengancam industri hiburan di Indonesia. RUPST menyetujui bahwa keseluruhan laba bersih untuk tahun buku 2022, sebesar Rp 87,296 miliar akan dimasukkan sebagai laba ditahan.

"Perseroan menetapkan laba bersih untuk tahun buku 2022 Rp 87,29 miliar digunakan seluruhnya sebagai laba ditahan,” jelas direksi RAAM pada keterbukaan informasinya, Senin (3/7/2023).

Perseroan juga mencatat penjualan meningkat pada tahun 2022, dengan kenaikan sebesar 54% dibandingkan dengan tahun 2021. Tercatat, penjualan RAAM tahun 2021 sebesar Rp 209 miliar, meningkat menjadi Rp 322 miliar pada tahun 2022. Sedangkan laba bersih RAAM di tahun 2022 mencatatkan kenaikan sebesar 225% dibandingkan dengan tahun 2021, yaitu dari Rp 27 miliar menjadi Rp 87 miliar. Sementara itu, peningkatan total ekuitas dan cadangan RAAM naik sebesar 11% dibandingkan tahun 2021, yaitu dari Rp 819 miliar menjadi Rp 913 miliar di tahun 2022. Selama periode tahun 2022, perseroan berhasil mencatatkan penurunan total liabilitas sebesar Rp 341 miliar menjadi Rp 192 miliar atau turun sebesar 44%, dimana sebagian besar disebabkan oleh pelunasan utang bank.

Pada RUPST tahun ini, selain kesepakatan mengenai laba ditahan juga disetujui pengesahan Laporan Tahunan Perseroan Tahun 2022, termasuk di dalamnya persetujuan dan pengesahan atas Laporan Keuangan Audit Konsolidasian Perseroan Tahun 2022 dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris, untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Kedua, pembebasan dan pelunasan sepenuhnya (acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku 2022. Ketiga, penetapan gaji dan/atau honorarium dan/atau remunerasi dan/atau tunjangan lainnya bagi masing-masing anggota Dewan Komisaris Perseroan serta pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan gaji dan/atau honorarium dan/atau remunerasi dan/atau tunjangan lainnya bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk tahun buku 2023. Keempat, penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. (ym)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Laba Naik 224 Persen, RUPS RAAM Putuskan Tak Bagikan Dividen. Please share...!

Back To Top