IPO NICE Oversubscribed 15,72 Kali

PT Adhi Kartiko Pratama Tbk. (IDX: NICE), perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan bijih nikel di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara,telah resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Adhi Kartiko Pratama Tbk. (IDX: NICE), perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan bijih nikel di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara,telah resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada hari ini melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO ini  sebanyak 1.216.404.000 saham yang merepresentasikan 20% kepemilikan NICE dengan harga penawaran Rp438 per lembar saham, sehingga nilai IPO NICE adalah Rp532,78 miliar dengan kapitalisasi pasar saham mencapai Rp 2,66 triliun. Selama proses penawaran umum, minat investor di porsi penjatahan terpusat cukup tinggi hingga terjadi kelebihan permintaan atau oversubscribed sebanyak 15,72 kali. Besarnya minat terhadap saham NICE mengindikasikan bahwa investor publik merespons positif potensi kinerja perusahaan ke depannya.

“Kami bersyukur IPO NICE dapat berjalan dengan lancar berkat dukungan dari manajemen, karyawan, lembaga dan profesi penunjang pasar modal, investor  pasar modal, serta arahan dari Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia," ujar Presiden Direktur NICE Stevano Rizki Adranacus (9/1/2024).

Aksi korporasi ini sangat penting untuk mewujudkan visi NICE sebagai pemain unggul dalam pertambangan dan pengolahan nikel di Indonesia dengan mengedepankan world-class mining standards. Saham NICE juga telah mendapatkan penetapan sebagai Efek Syariah. Otoritas Jasa  Keuangan menerbitkan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan  Nomor: KEP-89/PM.02/2023 tentang Penetapan Saham PT Adhi Kartiko Pratama Tbk. sebagai Efek Syariah. Dalam proses IPO NICE tersebut, penjamin pelaksana efek dilakukan oleh PT KB  Valbury Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. dan PT UOB Kay Hian Sekuritas.

Setelah tercatat di Bursa Efek Indonesia, NICE juga akan memulai fase baru dengan masuknya LX International Corp sebagai pemegang saham pengendali NICE yang  baru (melalui PT Energy Battery Indonesia). LX International Corp akan memiliki 60%saham NICE dengan harga perolehan sama dengan harga IPO. Hadirnya PT LX International Corp merupakan strategi untuk meningkatkan nilai perusahaan melalui pengelolaan sumber daya perusahaan dalam ekosistem dan rantai pasok industri pengolahan nikel dan baterai kendaraan listrik.

IPO NICE dan dukungan dari LX International Corp sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendorong rencana jangka panjang Indonesia terkait hilirisasi industri nikel, dan berpartisipasi dalam inisiatif global ESG. Perusahaan berharap NICE sebagai perusahaan publik akan berperan dan  berpartisipasi aktif dalam pengelolaan dan pengolahan sumber daya alam yang berkelanjutan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia. (ym)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading IPO NICE Oversubscribed 15,72 Kali. Please share...!

Back To Top