Grab Alokasikan Rp100 Miliar untuk Asuransi dan Bonus Lebaran Ojol Serta Taksi Online

Grab memberi dukungan Rp100 miliar dalam tiga babak untuk para mitra


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Di balik pertumbuhan ekonomi digital, jutaan masyarakat Indonesia menemukan peluang pendapatan baru, termasuk mitra pengemudi dan mitra UMKM transportasi daring yang setiap hari menggerakkan aktivitas ekonomi. Grab telah hadir di Indonesia selama lebih dari satu dekade dengan berkontribusi sebesar 50% dari total PDB yang disumbang oleh industri ride hailing dan pengantaran online.

Sejalan dengan arahan pemerintah untuk memperkuat perlindungan sosial dan mendorong ekonomi digital yang inklusif, mengawali tahun 2026, Grab menegaskan komitmen senilai Rp100 miliar seiring diluncurkannya program Grab untuk Indonesia. Ini merupakan dukungan berkelanjutan yang dirancang dalam tiga babak untuk menemani perjalanan mitra pengemudi, mulai dari perlindungan, apresiasi, hingga peluang pengembangan diri.

Komitmen Rp100 miliar tersebut diwujudkan melalui tiga babak dukungan yang dirancang untuk menemani perjalanan mitra pengemudi, mulai dari perlindungan, apresiasi, hingga pengembangan kapasitas.

Babak pertama, melalui kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, Grab memfasilitasi pembayaran iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi ratusan ribu mitra pengemudi berprestasi, tanpa mengubah fleksibilitas kemitraan. Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah (BPU) ini dihadirkan sebagai tambahan lapisan perlindungan agar Mitra dapat berusaha dengan lebih aman dan tenang.

Babak kedua, melalui Bonus Hari Raya (BHR) 2026, Grab melanjutkan apresiasi tambahan bagi mitra pengemudi berprestasi atas konsistensi layanan, dalam semangat kebersamaan di momen hari raya. BHR merupakan bentuk apresiasi ekstra, bukan tunjangan rutin maupun kebijakan upah, dan dijalankan dengan menjunjung prinsip kemitraan yang adil dan berimbang.

Babak ketiga, melalui GrabAcademy, Grab mendorong mitra pengemudi untuk mengembangkan keterampilan agar tetap produktif, siap naik kelas, dan mampu menangkap peluang di era ekonomi digital. Program ini membuka peluang jangka menengah dan panjang, tercermin dari lebih dari 3.400 mitra pengemudi yang kinia bergabung menjadi mitra merchant, serta lebih dari 1.700 mitra GrabBike yang naik kelas menjadi mitra GrabCar.

Maman Abdurrahman, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, mengatakan kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem UMKM dan mitra, salah satunya melalui Program Naik Kelas-GrabAcademy yang menjadi jembatan bagi para mitra agar bisa tumbuh. "Ojek online (ojol) di seluruh Indonesia adalah salah satu penopang ekonomi nasional," ujar Maman.

Dia meyakini profesi ojol tidak lagi bisa dipandang sebagai profesi pinggiran, sebab jutaan masyarakat menggantungkan penghidupan dari sektor ini sebagai profesi utama maupun sebagai sumber pendapatan tambahan. "Karena itu, negara berkepentingan memastikan ekosistem transportasi online tetap sehat dan berkelanjutan, serta pemerintah tidak akan berpaling sedikit pun dari pertumbuhan kehidupan dan kemandirian teman-teman ojek online,” katanya. (sd)

Labels: IPTEK

Thanks for reading Grab Alokasikan Rp100 Miliar untuk Asuransi dan Bonus Lebaran Ojol Serta Taksi Online. Please share...!

Back To Top