Lampaui Target, Kinerja Produksi Pupuk Kaltim Tahun 2025 Capai 6,6 Juta Ton

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal melakukan seremoni penandatanganan karung pupuk dalam acara Tutup Tahun Produksi 2025 di area gudang Pabrik 1A Pupuk Kaltim di Bontang, Kalimantan Timur (30/12/2025)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mencatatkan kinerja produksi yang positif pada tahun 2025. Capaian produksi Pupuk Kaltim berhasil melampaui target, dengan total produksi mencapai 6.679.415 ton atau rata-rata sekitar 107,3% dari target yang ditetapkan.

Sepanjang 2025, Pupuk Kaltim mencatatkan realisasi produksi yang melampaui target dengan total mencapai 3.578.366 ton pupuk urea dan 328.154 ton pupuk NPK. Sementara untuk produk petrokimia tercatat produksi amonia sebesar 2.772.895 ton.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Gusrizal mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga keandalan operasi. “Capaian kinerja produksi sepanjang 2025 mencerminkan upaya bersama dalam memastikan pasokan pupuk nasional tetap terjaga secara berkelanjutan sebagai bagian dari dukungan terhadap visi Asta Cita pemerintah mewujudkan swasembada pangan,” kata Gusrizal dalam rilis resmi.

Memasuki 2026, Pupuk Kaltim menegaskan komitmennya untuk menjaga capaian produksi dan keandalan operasional yang telah diraih. Perusahaan akan terus memperkuat kesiapan fasilitas produksi, meningkatkan efisiensi, serta memastikan pasokan pupuk nasional tetap terjaga.

Pada tahun lalu, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dan PT Rekayasa Industri (Rekind) juga resmi mulai pembangunan pabrik soda ash pertama di Indonesia. Pembangunan ini menandai babak baru dari perjalanan panjang industri pupuk dan petrokimia nasional yang telah berkembang sejak berdirinya pabrik pertama pada 1959, sekaligus menjadi langkah penting menuju hilirisasi industri kimia strategis dan transformasi berkelanjutan yang rendah emisi.

Dengan memanfaatkan karbon dioksida (CO₂) hasil samping dari fasilitas produksi amonia eksisting, pabrik ini akan menghasilkan produk kimia bernilai tambah tinggi, yaitu soda ash yang dibutuhkan oleh berbagai sektor industri nasional, seperti kaca, deterjen, makanan, pulp and paper, keramik dan sebagainya.

Saat beroperasi penuh, pabrik ini akan memiliki kapasitas produksi 300.000 metrik ton per tahun dan diperkirakan mampu memenuhi sekitar 30% kebutuhan soda ash nasional yang selama ini masih bergantung pada impor.

Dengan berkurangnya ketergantungan tersebut, keberadaan pabrik soda ash Pupuk Kaltim berpotensi menghemat devisa hingga Rp1 triliun per tahun dari substitusi impor soda ash, serta sekitar Rp 250 miliar per tahun dari substitusi impor amonium klorida, yang merupakan produk sampingan dari proses produksi soda ash. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Lampaui Target, Kinerja Produksi Pupuk Kaltim Tahun 2025 Capai 6,6 Juta Ton. Please share...!

Back To Top