Sumber Sinergi Optimalkan AI untuk Dongkrak Produktivitas hingga 50%

Perusahaan ERP asal China, Kingdee, tunjuk PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) jadi mitra strategis


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) menargetkan peningkatan produktivitas hingga 50% pada tahun 2026. Guna peningkatan produktivitas, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) digunakan untuk memperkuat efisiensi operasional pada hampir seluruh lini bisnis perseroan.

Direktur Utama IOTF Alamsyah menjelaskan bahwa perusahaan selama ini menyediakan perangkat GPS Tracker dan layanan software as a service (SaaS) untuk pemantauan real time armada kendaraan serta aset bernilai. "Sejalan dengan akselerasi teknologi global, manajemen menilai penerapan AI menjadi tahapan penting bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus menekan beban operasional," jelasnya, Selasa (6/1/2026).

Dia menuturkan bahwa penerapan AI telah menggantikan berbagai aktivitas repetitif yang sebelumnya memerlukan alokasi waktu dan tenaga signifikan. Dengan sistem yang sepenuhnya berbasis data real time, efisiensi internal meningkat dan karyawan dapat fokus pada pengembangan strategi, inovasi produk, serta peningkatan layanan untuk pelanggan.

Dari sisi produktivitas, IOTF saat ini mencatat pendapatan per karyawan (revenue per headcount) sekitar Rp 2 miliar.

Pada 2026, perusahaan menargetkan kenaikan hingga 50% sehingga produktivitas dapat meningkat ke kisaran Rp 3 miliar per karyawan. Target ini didorong oleh integrasi AI yang telah merata pada operasional perusahaan, mulai dari perencanaan, monitoring, hingga manajemen layanan berbasis cloud.

“Kami membantu pelanggan menyederhanakan proses bisnis mereka, sebagaimana kami juga menerapkannya di dalam perusahaan kami sendiri,” ujar Alamsyah.

Adopsi AI tersebut terintegrasi dalam sistem Enterprise Resource Planning (ERP) internal bernama Fox Ledger, yang dikembangkan sendiri oleh tim IOTF.

Pendekatan in-house ini memberikan fleksibilitas dan kecepatan adaptasi terhadap kebutuhan bisnis, sekaligus memastikan keamanan data dan tata kelola teknologi dapat diawasi secara komprehensif.

Alamsyah menyampaikan bahwa langkah IOTF mencerminkan kemampuan perusahaan teknologi lokal dalam menerapkan AI secara praktis, efisien, dan memberikan dampak langsung terhadap kinerja. “Di tengah percepatan adopsi AI di berbagai sektor, Sumber Sinergi Makmur menunjukkan bahwa perusahaan teknologi lokal Indonesia mampu mengimplementasikan AI secara terukur, serta menjadikannya penggerak efisiensi perusahaan,” ujarnya.

Komitmen IOTF terhadap kualitas juga ditegaskan dengan kepemilikan empat standar sertifikasi internasional: ISO 9001:2015, ISO 27001:2013, ISO 20000-1:2018, dan ISO 22301:2019. Seluruh standar tersebut menjadi fondasi perusahaan dalam menjaga keberlanjutan operasional dan peningkatan layanan berbasis teknologi.

Dari sisi finansial, manajemen optimistis implementasi AI dapat mendorong pendapatan dan laba bersih tumbuh dua digit pada 2026. IOTF menargetkan kenaikan kinerja sekitar 30% dengan strategi menjaga tingkat berlangganan pelanggan tetap tinggi dan memastikan efisiensi operasional terus meningkat.

“Kami membuat target kenaikan sekitar 30%. Kami akan menjaga tingkat berlangganan tetap tinggi, dan pastinya menjaga efisiensi melalui AI,” tutup Alamsyah. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Sumber Sinergi Optimalkan AI untuk Dongkrak Produktivitas hingga 50%. Please share...!

Back To Top