![]() |
| ist |
JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Sejumlah raksasa teknologi dunia membentuk konsorsium industri untuk mengembangkan standar terbuka interkoneksi optik bagi infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Konsorsium tersebut dipimpin oleh enam perusahaan teknologi besar yakni AMD, Broadcom, Meta, Microsoft, NVIDIA, dan OpenAI.
Konsorsium yang bernama Optical Compute Interconnect (OCI) Multi-Source Agreement (MSA) ini bertujuan menciptakan standar industri terbuka untuk teknologi interkoneksi optik yang akan digunakan dalam sistem komputasi AI berskala besar.
Langkah ini diambil karena teknologi konektivitas berbasis tembaga yang selama ini digunakan dinilai mulai mencapai batas kemampuan fisiknya, terutama dalam mendukung kebutuhan bandwidth dan jangkauan pada klaster AI modern. Dengan teknologi optik, konektivitas antar prosesor AI diharapkan dapat menjadi lebih cepat, efisien, dan hemat daya.
Spesifikasi OCI dirancang untuk mengoptimalkan konsumsi daya, latensi, serta biaya sistem. Teknologi ini juga memungkinkan integrasi yang lebih erat antara komputasi dan jaringan optik sehingga dapat meningkatkan kepadatan bandwidth serta skalabilitas sistem AI.
Konsorsium tersebut juga memperkenalkan peta jalan teknologi yang memungkinkan kecepatan interkoneksi hingga ratusan gigabit per detik per serat, bahkan berpotensi mencapai 3,2 terabit per detik pada generasi berikutnya. Hal ini diharapkan mampu mendukung klaster GPU yang lebih besar untuk kebutuhan komputasi AI masa depan.
Para anggota konsorsium menilai standar terbuka ini akan mempercepat pengembangan ekosistem AI global, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi berbagai vendor untuk mengembangkan solusi optik yang kompatibel di berbagai generasi perangkat keras. (red/dri)
Thanks for reading AMD, Microsoft hingga OpenAI Bentuk Konsorsium Infrastruktur AI Berbasis Optik. Please share...!
