![]() |
| TMMIN meraih Propers Emas dan Hijau tahun 2025 |
JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Industri otomotif menerapkan sejumlah strategi untuk mendorong transformasi berkelanjutan. Intinya, aktivitas usaha otomotif berjalan efisien tanpa mengorbankan kualitas lingkungan termasuk rantai pasok.
Hal tersebut dilakukan oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Alhasil, produsen mobil Toyota di Indonesia ini meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) Emas dan Proper Hijau tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Tak hanya seluruh fasilitas produksi TMMIN yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, dan Sunter, Jakarta, berhasil mendapatkan Proper Emas dan Proper Hijau, TMMIN juga menerima predikat Green Leadership Utama CEO yang berhak disandang Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto.
Di tengah ketidakpastian global serta meningkatnya tuntutan pemerintah dan masyarakat terhadap praktik industri yang semakin bertanggung jawab, TMMIN secara konsisten memperkuat perannya sebagai bagian dari solusi melalui penerapan prinsip industri hijau. Pada tahun ini, dengan mengusung program Kijangku (Konservasi Hijau Selamatkan Lingkunganku).
Prestasi ini melanjutkan tren positif TMMIN sejak tahun-tahun sebelumnya, di mana pabrik TMMIN Karawang 1, 2, dan 3 meraih Emas. Sementara itu, TMMIN Karawang 3, TMMIN Sunter 1, dan TMMIN Sunter 3 berhak menerima Proper Hijau.
Sementara itu, Green Leadership merupakan salah satu aspek kunci dalam meraih maupun mempertahankan peringkat Proper Emas. Pada periode 2023–2024 KLHK secara resmi menjadikan kriteria ini sebagai bagian dari sistem penilaian Proper. Perusahaan tidak lagi hanya dinilai dari kinerja teknis pengelolaan lingkungan, tetapi juga dari kepemimpinan hijau yang mendorong transformasi keberlanjutan pada tataran strategis.
“Terima kasih, penghargaan ini penyemangat bagi kami untuk terus menerus menerapkan standar lingkungan di seluruh fasilitas perusahaan, sehingga bisa berkontribusi dalam target nasional terkait dengan lingkungan dan perubahan iklim” kata Nandi Julyanto, Rabu (8/4/2026).
Tahun ini, TMMIN mengajukan Program Kijangku dalam ajang Proper. Program ini menjadi bukti nyata kontribusi TMMIN dalam konservasi alam, efisiensi energi, dan pemberdayaan masyarakat. TMMIN Karawang Plant 1 dan 2 mengelola dampak lingkungannya melalui pendekatan life cycle assessment (LCA) untuk mengidentifikasi dan mengurangi emisi dalam proses manufaktur.
Wakil Presiden Direktur TMMIN Bob Azam mengatakan, penghargaan Proper Emas dan Hijau, serta predikat 2026 Green Leadership Utama CEO bagi TMMIN merupakan bentuk apresiasi atas inisiatif perusahaan dalam menerapkan praktik pengelolaan lingkungan yang tepat guna dan tepat sasaran, sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. “TMMIN tidak hanya sekedar memosisikan diri sebagai pelaku industri yang memimpin melalui inovasi teknologi dan strategi berkelanjutan, tetapi juga sebagai perusahaan otomotif yang tetap dapat beroperasi secara efisien tanpa mengorbankan kualitas lingkungan termasuk rantai pasok,” kata dia. (sd)
Thanks for reading Strategi Otomotif Dorong Transformasi Berkelanjutan. Please share...!
