JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Indofood Riset Nugraha (IRN) mendukung peneliti muda dan inovasi pangan Indonesia yang berkelanjutan melalui biaya penelitian dan dukungan tim pakar lintas disiplin ilmu. Program bantuan riset bagi mahasiswa S1 ini diharapkan dapat mengembangkan potensi pangan lokal kita menjadi solusi dan peluang usaha yang berdampak nyata.
Head of Corporate Communications PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Stefanus Indrayana, mengatakan, “Tahun ini, pelaksanaan Program Indofood Riset Nugraha memasuki usia ke-20 tahun, sebuah wujud nyata komitmen kami untuk mendukung semangat generasi peneliti muda Indonesia. Bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional, kami berharap, IRN dapat terus membangkitkan semangat peneliti muda Indonesia menjadi scientific-preneur yang inovatif, yang siap berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa, khususnya dalam mengembangkan potensi pangan lokal kita menjadi solusi dan peluang usaha yang berdampak.”
Dia memaparkan, rangkaian Program IRN 2026–2027 akan diawali dengan kegiatan sosialisasi ke berbagai universitas dan perguruan tinggi pada bulan Juni 2026, dilanjutkan dengan pembukaan pendaftaran hingga akhir Agustus 2026 serta proses seleksi oleh tim pakar IRN. Pengumuman penerima dana riset dijadwalkan pada pertengahan September 2026. Sebagai puncaknya akan ditutup dengan signing ceremony IRN 2026- 2027 dan pelaksanaan Simposium Pangan Nasional IRN pada Oktober 2026, sebagai wadah apresiasi sekaligus ruang diskusi untuk mendorong lahirnya inovasi pangan yang relevan bagi masa depan Indonesia.
Selama dua dekade pelaksanaannya, Program Indofood Riset Nugraha telah menerima lebih dari 8.300 proposal penelitian dan mendanai lebih dari 1.100 penelitian mahasiswa dari lebih 200 universitas dan perguruan tinggi di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.
“Untuk mewujudkan visi Indonesia Emas, diperlukan generasi peneliti yang tidak hanya cerdas secara akademi, tapi berani untuk bereksplorasi dan berinovasi, terutama dalam mengoptimalkan potensi serta kearifan lokal guna melahirkan solusi masa depan. Di sinilah IRN hadir, bukan hanya mendukung riset akademik, tetapi juga turut membangun pola pikir yang kritis, kreatif, berani dan inovatif, serta mendorong mahasiswa untuk berjejaring dan selalu mengembangkan kapasitasnya, agar mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Guru Besar IPB sekaligus Ketua Tim Pakar IRN, Prof Dr Ir Purwiyatno Hariyadi, MSc.
Selain bantuan dana penelitian, konsistensi pelaksanaan IRN selama 20 tahun juga ditopang oleh dukungan tim pakar lintas disiplin ilmu dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Para pakar dari bidang teknologi pangan, sosial ekonomi, pertanian, peternakan, gizi dan kesehatan, perikanan dan kelautan, genetika dan bioteknologi molekuler hingga praktisi industri terlibat aktif memberikan pendampingan, mulai dari proses seleksi proposal penelitian, binmbingan, hingga penilaian hasil riset mahasiswa.
Di samping itu, para peserta IRN juga dibekali dengan pelatihan-pelatihan soft skill yang diperlukan khususnya untuk membangun karakter peneliti muda yang unggul dan tangguh. (sd)
Thanks for reading IRN Siapkan Dana untuk Peneliti Muda dan Inovasi Pangan Berkelanjutan. Please share...!
