SAN FRANCISCO, California (IndonesiaTerkini.com)- AMD dan Meta memperkuat kemitraan strategis mereka untuk mempercepat pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) di masa depan. Kolaborasi ini mencakup seluruh stack teknologi, mulai dari CPU EPYC, GPU Instinct, hingga solusi rackscale Helios, guna mendukung kebutuhan AI Meta yang terus tumbuh pesat.
Dalam sesi Advancing AI 2026, Chair dan CEO AMD Dr. Lisa Su berdiskusi dengan Head of Infrastructure Meta Santosh Janardhan mengenai pendekatan Meta dalam menghadapi fase pertumbuhan AI berikutnya. Menurut mereka, infrastruktur AI tidak lagi cukup dioptimalkan secara parsial. Seluruh elemen — komputasi, memori, jaringan, daya, pendinginan, dan software — harus direkayasa sebagai satu sistem terintegrasi yang efisien pada skala gigawatt.
Tiga Poin Utama Kolaborasi
- Rekayasa Bersama Seluruh Stack AI, Meta dan AMD bersama-sama mengoptimalkan solusi rackscale AMD Helios™, CPU AMD EPYC™, GPU AMD Instinct™, jaringan AMD Pensando™, serta software ROCm™ khusus untuk beban kerja AI Meta.
- Persiapan Skala Gigawatt, Kedua perusahaan mendesain sistem AI lengkap yang mengintegrasikan seluruh komponen infrastruktur untuk mempercepat pelatihan dan inferensi model AI berskala besar.
- Evolusi Penerapan Hardware, Meta terus memperluas penggunaan produk AMD, dari generasi sebelumnya hingga menjadi pelanggan utama AMD EPYC Generasi Keenam “Venice”. Meta juga bertransisi dari Instinct MI300X ke MI350X dan kini menuju GPU kustom berbasis MI450.
Fokus pada CPU EPYC dan GPU Instinct
Meta telah menerapkan jutaan prosesor EPYC di seluruh infrastrukturnya dan kini memvalidasi platform berbasis “Venice” yang menawarkan lebih banyak core, performa lebih tinggi, serta efisiensi daya yang lebih baik. Kolaborasi ini juga meluas ke generasi mendatang seperti “Verano”.
Di sisi GPU, Meta menggunakan solusi rackscale Helios yang dibangun berdasarkan standar Open Rack Wide (ORW). Platform ini mengintegrasikan GPU Instinct, CPU EPYC, jaringan Pensando, dan ROCm dalam satu sistem yang dioptimalkan untuk efisiensi daya dan kemudahan operasional pada skala besar. Meta berencana menerapkan hingga 6 gigawatt infrastruktur berbasis GPU AMD.
“Kolaborasi ini telah berkembang dari penerapan produk menjadi co-design platform end-to-end yang mendalam,” jelas dokumen resmi kolaborasi tersebut.
Menuju Era Baru Infrastruktur AI
Dengan pendekatan ini, Meta dan AMD tidak hanya mempercepat waktu penerapan kapasitas AI, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas untuk berbagai beban kerja — mulai dari pelatihan model besar, inferensi, sistem rekomendasi, hingga aplikasi agentik di masa depan.
Kolaborasi ini diharapkan memengaruhi roadmap AMD ke depan, termasuk akselerator Instinct MI500 dan sistem rackscale generasi berikutnya. Dengan menggabungkan pengalaman Meta mengoperasikan infrastruktur untuk miliaran pengguna dengan keahlian AMD di bidang silikon dan sistem, kedua perusahaan siap membangun fondasi AI yang lebih kuat dan berkelanjutan. (red/dri)
Thanks for reading AMD dan Meta Kolaborasi Erat Bangun Infrastruktur AI Skala Gigawatt. Please share...!