AUM Mandiri Investasi Rp70 Triliun, Siapkan ETF Emas Pertama di RI

Mandiri Investasi. (ist)


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Mandiri Manajemen Investasi berencana meluncurkan produk reksa dana ETF syariah berbasis emas pada kuartal I-2026. Dalam mempersiapkan peluncuran dan pemasaran produk investasi tersebut, Mandiri Investasi melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Mandiri Sekuritas yang menjadi dealer partisipan ETF emas pertama di Indonesia.

Per November 2025, total dana kelolaan (asset under management/AUM) dari beragam produk investasi yang dirilis Mandiri Investasi mencapai Rp 70 triliun lebih secara konsolidasi, yang diproyeksi terus meningkat hingga akhir 2025.

Kolaborasi antara Mandiri Investasi dan Mandiri Sekuritas yang merupakan bagian dari Bank Mandiri Group ini bertujuan untuk mendukung ekosistem perdagangan reksa dana ETF emas syariah yang akan diluncurkan oleh Mandiri Investasi agar menjadi likuid, terjangkau, dan mudah diakses. Dengan demikian, sehingga investor dapat melakukan transaksi jual dan beli unit penyertaan reksa dana ETF tersebut layaknya transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Mandiri Sekuritas sebagai dealer partisipan.

Menurut Direktur Mandiri Investasi Hardiyanto Pilia, reksa dana ETF emas syariah adalah reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif dengan underlying emas fisik yang tersimpan di lembaga penyimpan emas yang juga terdaftar sebagai LJK Bulion. Reksa ini akan menawarkan eksposur langsung terhadap emas fisik murni yang sesuai dengan prinsip syariah berdasarkan Fatwa DSN MUI No. 163/DSN-MUI/VII/2025.

“Reksa dana ini diharapkan dapat menjadi solusi investasi modern dibandingkan berinvestasi di emas fisik, sebab investor tidak perlu repot menyimpan fisik emas. Selain itu, unit penyertaannya dirancang mengikuti harga emas domestik atau global, serta mudah diperdagangkan dengan biaya per unit penyertaan yang terjangkau. Oleh karena itu, produk ini cocok untuk semua segmen investor,” jelas Hardiyanto, Jumat (28/11/2025).

Mandiri Investasi optimistis, produk investasi yang saat ini menunggu diterbitkannya aturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mendapatkan animo tinggi dari investor baik institusi maupun ritel. Sebab, tren permintaan terhadap instrumen emas meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring meningkatnya dinamika ekonomi global, volatilitas pasar, dan kebutuhan investor untuk aset pelindung nilai.

Bahkan, dia melanjutkan, di pasar global, ETF emas telah menjadi salah satu instrumen investasi yang paling diminati dengan dana kelolaan US$ 472 miliar per akhir September 2025, menurut World Gold Council.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menyambut baik kerja sama untuk memperdagangkan reksa dana ETF emas syariah dengan spread kompetitif dan volatilitas harga yang lebih terkelola dengan Mandiri Investasi. Produk ini memiliki informasi harga dan portofolio dijamin transparan, karena nilai aktiva bersih (NAB) dipublikasikan secara reguler.

“Produk ini merupakan solusi bagi para investor, karena nantinya tidak perlu khawatir dengan likuiditas transaksi. Sebab, produk ini dirancang sangat fleksibel, dan sangat cocok untuk investor yang ingin eksposur emas sebagai safe heaven atau diversifikasi portofolio,” kata dia.

Kerja sama dengan Mandiri Investasi, kata dia, akan memberikan keamanan bagi para investor, karena didukung oleh ekosistem keuangan besar di Indonesia, Mandiri Group, yang kredibel dan terpercaya. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading AUM Mandiri Investasi Rp70 Triliun, Siapkan ETF Emas Pertama di RI. Please share...!

Back To Top