Momentum SIG Evaluasi Penerapan K3

Bulan K3 Nasional 2026 menjadi momentum PT Semen Indonesia Tbk (SIG) evaluasi penerapan K3


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Bulan K3 Nasional 2026 menjadi momentum PT Semen Indonesia Tbk (SIG) mengevaluasi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Ini penting, mengungat angka kecelakaan kerja nasional masih tinggi, mencapai mencapai 300 ribu kasus pada tahun 2024.

Beberapa insiden di antaranya bahkan menyebabkan korban meninggal atau fatalitas. Selain regulasi, komitmen penyedia kerja memfasilitasi lingkungan kerja aman turut menjadi kunci.

SIG mencatatkan nihil fatalitas  (recordable) di seluruh wilayah operasi pabrik semen pada 2025. Pencapaian ini menjadi cerminan komitmen kuat perseroan dengan menempatkan K3 sebagai nilai utama dalam aktivitas pekerja sehari-hari.

Menutup rangkaian Bulan K3 Nasional 2026 SIG Group yang diselenggarakan secara hybrid dari   PT Semen Tonasa, Pangkep, Sulawesi Selatan, Direktur Operasi SIG Reni Wulandari menegaskan, peringatan Bulan K3 Nasional bukanlah sekadar agenda seremonial tahunan tetapi momentum untuk refleksi atas kesadaran sekaligus evaluasi dari pelaksanaan budaya K3 di lingkungan SIG Group.

"Bulan K3 Nasional juga menjadi pengingat komitmen SIG untuk menempatkan K3 sebagai nilai utama yang tidak hanya bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan Penyakit Akibat Kerja (PAK), tetapi juga untuk memastikan kenyamanan karyawan dan mitra Perusahaan dalam bekerja sehingga lebih optimal dan produktif," kata Reni Wulandari, Kamis (26/2/2026).

Pada peringatan Bulan K3 Nasional 2026, SIG mengangkat tema “From Compliance to Resillience: Insan SIG sebagai Penggerak Budaya K3 dalam Implementasi K3 yang Inklusif, Kolaboratif dan Berkelanjutan". Tema ini menyoroti peran strategis individu sebagai penggerak utama keberhasilan K3. Melalui tema ini juga SIG menunjukkan komitmen untuk meningkatkan safety maturity atau kemampuan untuk mengatasi risiko keselamatan ke level lebih tinggi secara berkelanjutan.

Penerapan aspek K3 di SIG didukung oleh komitmen yang kuat dari manajemen perseroan melalui kebijakan dan standarisasi di seluruh anak usaha, serta pengawasan yang berkesinambungan dan menjadi wujud komitmen kepemimpinan (leadership) yang tidak hanya hadir di lapangan, tetapi juga dapat dirasakan kehadirannya oleh seluruh karyawan.

Reni Wulandari menambahkan, pada rangkaian acara peringatan Bulan K3 Nasional 2026, SIG juga meluncurkan New CLSR sebagai panduan bekerja aman bagi seluruh karyawan. New CLSR yang berisi 20 poin panduan keselamatan kerja disusun berdasarkan data statistik insiden yang dilaporkan (recordable incident) dan risiko proses bisnis operasi SIG.

”Budaya K3 berangkat dari kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama yang dimulai dari masing-masing individu dan merupakan kebutuhan bersama. Safety Yes, Accident No! Safety is Our Top Priority,” tegas Reni Wulandari. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Momentum SIG Evaluasi Penerapan K3. Please share...!

Back To Top