![]() |
| Alumni kembali ke kampus untuk memberikan Civil Engineering ‘79 Award sebagai bentuk dukungan nyata bagi regenerasi Teknisi Sipil masa depan |
SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Menghidupi filosofi "kacang tidak lupa kulitnya”, inilah yang dilakukan oleh Kumpulan Alumni Teknik Sipil ‘79. Meski telah meninggalkan bangku perkuliahan 40 tahun lebih lamanya, mereka tetap kembali “pulang” dan memberikan makna tersendiri dengan memberikan award kepada satu orang wisudawan terbaik Teknik Sipil Universitas Kristen (UK) Petra. Langkah perdana ini diberikan kepada wisudawan dalam Wisuda ke-89.
Kisah bermula dari pertemuan rutin yang dilakukan setiap tahun oleh kumpulan alumni ini. Ditemui di sela-sela penyerahan simbolisasi Civil Engineering ‘79 Award di gedung P kampus UK Petra (05/03), Ir. Handi Saputro Gondokusumo selaku perwakilan Kumpulan Alumni Teknik Sipil ‘79 menegaskan tindakan nyata ini. “Bagi kami, almamater adalah rumah yang membentuk siapa kita hari ini. Apapun profesinya, kami semua tetaplah dibentuk dari rumah yang sama, yaitu UK Petra. Kami ingin giving back dengan memberikan semangat pada junior yang mulai terjun ke dunia kerja melalui award ini,” rinci Direktur Utama PT. Hantawi Intimakmur (Kontraktor) itu.
Komitmen award bersama ini berjalan selama lima tahun kedepan. Penghargaan tersebut diberikan kepada satu orang mahasiswa dalam setiap momen wisuda, dengan syarat masa studi empat tahun, memiliki poin SKKK (Satuan Kredit Kegiatan Kemahasiswaan) lebih dari 200, dengan IPK tertinggi atau kedua tertinggi dalam satu angkatan yang lulus di Teknik Sipil. “Kontribusi alumni ini menjadi pilar utama bagi keberlanjutan sebuah universitas. Kami percaya bahwa alumni menjadi salah satu pendukung utama dalam menjaga api pendidikan di universitas agar tetap menyala bagi generasi mendatang,” tambah Ir. Handi.
Sementara itu, Willy Husada, S.T., M.T., M.Sc., Ketua Program Studi Teknik Sipil UK Petra mengungkapkan apresiasi mendalam atas inisiatif luar biasa ini, sebagai bentuk keteladanan yang perlu dicontoh. "Sangat luar biasa melihat para senior yang secara karier sudah sangat matang, masih bersedia meluangkan waktu dan pemikiran untuk mengurus detail penghargaan ini. Ini adalah wujud nyata dari semangat giving back yang tulus," ujarnya.
Willy juga menyoroti bahwa gerakan ini bukanlah sebuah one-man show, melainkan bukti soliditas Angkatan ‘79 yang bergerak bersama sebagai satu kesatuan demi kemajuan generasi penerus. Menurutnya, potensi kontribusi dari ribuan lulusan Teknik Sipil UK Petra yang telah berkiprah di kancah nasional maupun internasional sangatlah besar.
"Harapan kami, gerakan ini tidak berhenti di sini. Kami membuka pintu lebar-lebar bagi angkatan lain untuk kembali merajut hubungan erat dengan kampus. Melalui berbagai cara. Mereka bisa menghubungi kami di Prodi, atau ke Office of Institutional Advancement (OIA) UK Petra. Sehingga sinergi antara alumni dan almamater akan menjadi kekuatan besar yang berkelanjutan," pungkas Willy. (dri)
Thanks for reading Solidaritas Alumni Teknik Sipil UK Petra Jadi Pilar Pendidikan. Please share...!
