Sering Baper dan Berat Badan Naik? Cek, Bisa Jadi Disebabkan Perubahan Hormon

Dokter Spesialis Obstetri & Ginekologi, dr Ratna Dewi Puspita Sari, Sp.OG (2 kiri) dan Commercial & Partnership Director Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati (3 kiri) memaparkan pentingnya mencek kadar hormon dalam acara Prodia Women


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Sering baper (terbawa perasaan) dan berat badan mudah naik kerap dialami oleh perempuan di atas usia 40 tahun. Jangan salahkan usia, lebih baik cek ke laboraturium untuk mengetahui apakah ada perubahan hormon dan konsultasikan ke dokter.

“Perempuan di atas usia 40 tahun kalau mood berubah-ubah atau mudah baper, mudah lelah, berat badan naik, sulit tidur, hingga menstruasi tidak teratur, jangan selalu salahkan usia. Mungkin itu hormon sedang berbicara pada tubuh kita, ada perubahan hormon. Karena itu sebaiknya cek hormon,” kata Dokter Spesialis Obstetri & Ginekologi, dr Ratna Dewi Puspita Sari, Sp.OG dalam acara Prodia Women's Health Centre dan Premium Service Prodia Health Care di Jakarta.

Pentingnya melakukan cek hormon ini melatarbelangki Prodia menghadirkan Prodia Women’s Health Centre dan Premium Service Prodia Health Care Jakarta.

“Melalui Prodia Women’s Health Centre Jakarta, kami menghadirkan layanan kesehatan perempuan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan, didukung teknologi diagnostik terkini serta fasilitas modern dalam satu ekosistem layanan yang terhubung dengan layanan Prodia lainnya. Sementara itu, Premium Service Prodia Health Care Jakarta kami kembangkan untuk memberikan nilai tambah melalui layanan yang lebih responsif, efisien, dan eksklusif bagi pelanggan prioritas. Kami berharap kedua layanan ini dapat memperkuat kualitas customer experience sekaligus menghadirkan standar layanan kesehatan yang semakin adaptif dan relevan terhadap kebutuhan pelanggan masa kini,” papar Commercial & Partnership Director Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati.

Dr Ratna melanjutkan, hormon memiliki peran sangat besar bagi tubuh. “Hormon mengatur berat badan, kesehatan jantung, otak, tulang, kesuburan, hingga mood dan kualitas tidur,” papar dr Ratna.

Pada perempuan, hormon yang sangat berperan adalah hormon estrogen dan progesterone. “Hormon estrogen membantu perkembangan tubuh perempuan, termasuk payudara dan rahim. Sedangkan progesteron menyiapkan rahim untuk kehamilan danEstrog menjaga dinding rahim tetap tebal,” jelas dr Ratna.

Seiring bertambah usia perempuan, terjadi perubahan hormon. Pada usia 30 tahun, jumlah hormon estrogen, progesterone, dan testosterone semakin berkurang.

“Namun, pada kondisi normal, jumlah hormon estrogen harus lebih besar dibanding hormon progesterone. Kalau jumlah hormon estrogen lebih rendah disbanding progesterone, ini akan menyebabkan berbagai masalah seperti sering baper, berat badan mudah naik, sulit tidur, hingga menstruasi tidak teratur,” ungkap dr Ratna.

Nutrisi dan Olahraga

Untuk menjaga keseimbangan hormon supaya kadar hormon estrogen tidak di bawah kadar progesterone, dr Ratna mengatakan kuncinya adalah pemenuhan nutrisi, olahraga rutin seminggu tiga kali, tidur yang cukup dan berkualitas,  mengelola stres, dan melakukan regular check up.

“Nutrisi untuk keseimbangan hormon harus cukup konsumsi protein, lemak sehat, sayuran, buah, dan serat,” ujar dr Ratna.

“Jangan lupa, lakukan juga olahraga rutin 150 menit, bisa dibagi dalam tiga kali seminggu,” tambah dr Ratna.

Dokter sepesialis kedokteran olahraga dr Kurza Mulyani SpOK menjelaskan, untuk mendapatkan keseimbangan hormon, tak cukup hanya melakukan olahraga bersifat aerobic seperti jogging, lari, atau jalan cepat saja. “Lakukan tiga jenis olahraga, yaitu latihan aerobic, latihan kekuaran otot dan daya tahan otot, serta latihan fleksibilitas,” ujar dr Kurza. (ym)

Labels: Gaya Hidup

Thanks for reading Sering Baper dan Berat Badan Naik? Cek, Bisa Jadi Disebabkan Perubahan Hormon. Please share...!

Back To Top