Tantangan Industri Informasi dan Teknologi Selama Dua Dekade

Leny Ng selaku Chief Operating Officer Acer Indonesia


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Industri teknologi menjadi salah satu lini bisnis yang memiliki perubahan yang sangat cepat. Para pemain di dalamnya, baik penyedia teknologi perangkat lunak maupun keras dituntut untuk beradaptasi dalam menjawab tantangan perubahan tersebut.

Leny Ng selaku Chief Operating Officer Acer Indonesia mengatakan, selama 25 tahun perusahaannya beroperasi, tantangan perubahan itu nyata dirasakan. Di mana banyak pemain baru di industri yang sama muncul melayani kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

Menurut Leny, tantangan terbesar ada pada pergeseran teknologi dan pergeseran perilaku konsumen. Teknologi baru hampir setiap tahun muncul, dan menuntut produsen berinovasi. Adanya perkembangan teknologi juga sejalan dengan keinginan konsumen yang semakin lengkap dan berbeda-beda. “Kami selalu menjawabnya dengan produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Inovasi Acer diaplikasikan dengan hadirnya rangkaian solusi teknologi seperti platform pembelajaran digital, keamanan siber hingga inovasi lini perangkat gaya hidup Acerpure yang akan segera diluncurkan," ujarnya.

Leny menegaskan rekam jejak Acer Indonesia selalu berpedoman dari kebutuhan pelanggan yang beragam dengan memberikan sentuhan kreativitas yang sesuai melalui rangkaian produk yang beragam. Diawali dengan beragam perangkat komputasi seperti laptop, desktop, proyektor, monitor, hingga perangkat lain untuk pelanggan institusi dan korporasi seperti server dan interactive flat panel. “Apakah ada pergeseran perilaku konsumen? Iya. Untuk itu, Acer Indonesia melayani pelanggan dari semua lini mulai dari individu, korporasi, pendidikan, hingga institusi pemerintahan, jadi meluas,” ucap Leny.

Tantangan selanjutnya adalah adanya pandemi Covid-19 periode 2020-2022 kemarin. Adanya pandemi mengubah perilaku konsumen untuk menggunakan teknologi semakin cepat.

“Acer bisa melewati itu karena melakukan transformasi mengikuti perubahan itu. Apalagi core (bisnis) Acer juga di teknologi,” katanya. Selanjutnya dalam mendukung produk lokal, Acer juga telah membangun Acer Manufacturing pada 2012. Selain untuk memenuhi kebutuhan produk dalam negeri, juga untuk kebutuhan ekspor. (ym)

Labels: IPTEK

Thanks for reading Tantangan Industri Informasi dan Teknologi Selama Dua Dekade. Please share...!

Back To Top